Cara Mengamankan Apple iCloud Dari Ancaman Ransomware

Cara Mengamankan Apple iCloud Dari Ancaman Ransomware

Minggu lalu, pengguna Apple tiba-tiba saja marah-marah di media sosial melaporkan masalah bahwa mereka tidak bisa mengakses perangkat Mac dan iOS mereka, karena memang sudah dikunci oleh hacker. Kebanyakan kasus yang terjadi, agar dapat menggunakan perangkat Apple mereka kembali, mereka harus membayar tebusan, istilahnya adalah ransomware. Dan faktanya bahwa metode lockout atau mengunci penggunanya agar tidak bisa masuk berasal dari akun iCloud mereka sendiri yang berhasil disusupi.

Sebelum menyalahkan Apple, karena memang tidak ada indikasi bahwa layanan Apple atau iCloud di-hacked, serangan ini dibawa oleh penyerang yang memiliki informasi seputar login ke akun Apple (Apple ID dan password). Informasi penting ini didapat oleh mereka dari pihak ketiga, dari kasus kebocoran data yang juga belum lama terjadi.

Setelah memiliki informasi mengenai akun Apple, penyerang memanfaatkan Find My iPhone, dari sini mereka mengunci perangkat Apple seperti Mac, iPhone, iPad dan lainnya (Lost Mode), sehingga penggunanya sendiri tidak bisa masuk. Fitur Lost Mode, memungkinkan pengguna untuk secara remote mengunci perangkat Apple dengan passcode, sehingga siapa saja yang menemukannya tidak bisa membukanya.

Fitur ini yang dimanfatkan oleh si penyerang, dengan memanfaatkan akun Apple, mereka login ke akun pengguna lalu mengunci perangkat Apple dengan passcode melalui fitur Find My iPhone, kemudian meminta tebusan kepada si pengguna aslinya atau korban. Korban yang sudah membayar akan diberikan 6 digit passcode yang tadi dibuat oleh si penyerang, sehingga dapat membuka perangkat mereka kembali.

Jangan lupa klik banner di bawah ini

Meskipun hal ini terdengar menyeramkan, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk meminimalkan kemungkin akun Apple iCloud kita di-hacked dan melindungi data yang ada di dalamnya.

1. Mengubah Password Apple iCloud Segera

Karena sudah banyak pengguna Apple yang terkena ransomware ini, sebaiknya segera mungkin kamu mengamankan Apple iCloud yang kamu miliki. Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengganti password lama (yang mungkin tidak pernah kamu ganti sejak pertama kali dibuat), ganti dengan password yang lebih sulit untuk ditebak.

2. Gunakan Password Yang Unik Untuk Setiap Akun

Jika kamu memiliki banyak akun di internet seperti akun email, media sosial termasuknya akun Apple ID, sebaiknya jang pernah membuat password yang sama untuk setiap akun. Jika satu akun bocor, maka akun-akun yang lain juga bisa bocor. Jadi saran saya kamu membuat password yang berbeda untuk akun iCloud kamu, dan juga password ini harus susah untuk ditebak.

3. Gunakan Two-Factor Authentication

Dengan two-factor authentication, untuk login membutuhkan dua proses verifikasi, pertama dengan memasukan password, kemudian memasukan kode yang dikirimkan ke perangkat Apple yang kita gunakan. Hacker memang memiliki password kamu, tetapi tetap tidak bisa masuk karena tidak memiliki kode kedua yang dikirimkan ke perangkat kita. Sehingga data kita yang ada di iCloud aman dan tidak bisa mengunci perangkat yang kita gunakan.

4. Melindungi Perangkat dengan Password atau Passcode

Praktek sederhana terbaik untuk melindungi perangkat kita agar lebih sulit untuk diserang adalah melindunginya dengan password. Cara sederhana ini dapat meminimalkan serangkat terhadap perangkat yang kamu gunakan.

5. Menonaktifkan Fitur Find My iPhone di Perangkat

Cara ini memang tidak direkomendasikan, karena sangat berguna ketika kita kehilangan perangkat kita. Tetapi logikanya seseorang tidak mungkin dapat mengunci perangkat kita melalui situs Find My iPhone, jika kita tidak mengaktifkannya di perangkat kita. Jadi tidak akan ada yang namanya ransomware.

Jika ransomware ini terjadi pada kamu, langkah terbaik adalah kamu segera menonaktifkan perangkat kamu. Kemudian langsung menuju service center resmi Apple untuk membantu membuka perangkat kamu yang dikunci. Jangan lupa untuk membawa bukti-bukti bahwa perangkat Apple itu adalah milik kamu. Buktikan dengan nota pembelian atau email dengan serial number.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Web Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Comments

comments