Aplikasi TDK Bisa Membuat Siapa Saja Membuat Ransomware

Aplikasi TDK Bisa Membuat Siapa Saja Membuat Ransomware

Laporan terbaru dari perusahaan antivirus dan keamanan siber, Symantec menunjukan keberadaan dari Trojan Development Kit (TDK), yang memungkinkan siapa saja untuk membuat ransomware bagi perangkat Android, tanpa membutuhkan keahlian coding.

Dinesh Venkatesan, Synmatec Principal Threat Analysis Engineer, mengatakan bahwa aplikasi TDK terbaru yang berhasil ditemukan merupakan lanjutan dari tren pada awal tahun 2017 ini dimana TDK pertama kali ditemukan.

Seiring bertambahnya jumlah aplikasi untuk membuat ransomware yang tersedia, tentunya akan meningkatkan ancaman kepada pengguna Android. Padahal sistem operasi Android ini sudah penuh dengan ancaman malware.

Seperti TDK sebelumnya, aplikasi TDK baru ini dapat dijumpai di forum-forum hacking dan bahkan di media sosial di China. Siapa saja dapat mendownload file APK-nya dan menginstalnya di perangkat Android mereka, dan mereka siap untuk membuat ransomware.

Proses membuat ransomware ini sendiri terbilang mudah. Mereka tinggal menulis pesan ancaman tertentu, membuat unlock key, menambahkan icon untuk aplikasi ransomware, membuat operasi matematika untuk mengacak kode, dan membuat animasi untuk ditampilkan pada perangkat Android yang terinfeksi.

Setelah proses membuat ransomware selesai akan muncul pemberitahuan dimana penggunanya harus membayar untuk aplikasi TDK pembuat ransomware ini. Dengan satu kali pembayaran kepada si penggembang, setelah itu mereka dapat membuat varian ransomware sebanyak yang mereka inginkan.

Dan selanjutnya mereka tinggal mendistribusikan aplikasi ransomwarenya saja. Setelah berhasil mendapatkan target, aplikasi ransomware ini akan mengunci layar dari perangkat Android korban, dan akan menampilkan pesan yang berisi mengenai tebusan. Korban harus membayarkan uang dengan jumlah tertentu agar dapat kembali mengakses perangkat Android-nya kembali. Ransomware ini bekerja seperti Lockdroid, ransomware Android yang telah ada sejak tahun 2014 lalu.

Kabar baiknya menurut Symnmatec, aplikasi TDK terbaru ini tampaknya hanya digunakan untuk menyerang kepada pengguna Android yang menggunakan bahasa Chinese diperangkatnya. Meski demikian kita sebagai pengguna Android harus selalu waspada terhadap serangan malware dan juga ransomware.

Beberapa langkah sederhana untuk melindungi perangkat Android dari malware dan ransoware:

  • Jika ada update atau patch terbaru yang dirilis, segera update.
  • Jangan pernah meng-instal aplikasi selain dari Google Play Store.
  • Hindari untuk me-root perangkat Android, karena ini akan memudahkan malware untuk menjalankan comand yang diperlukan untuk memasang dirinya di perangkat Android.
  • Hati-hati untuk tidak mengklik link ke website yang aneh-aneh (dari email, sms, atau pesan instan), apalagi jika dikirimkan dari orang yang tidak kita kenal.
  • Pastikan untuk memasang aplikasi antivirus di perangkat Android kamu.

 

Jangan lupa klik banner di bawah ini

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan Web Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Comments

comments