7 Cara Apple App Store Dapat Lebih Baik Dari Google Play Store

Apple dan Google, merupakan dua raksasa teknologi yang bersaing dalam banyak hal, smartphone, komputer, aplikasi, app store, virtual assistant, smartwatch teknologi VR/AR dan daftar ini masih terus bertambah. Dengan Google Developer Conference yang diadakan pada bulan Mei kemarin, dan Apple akan mengadakan developer conference pada awal Juni, debat akan terus berlanjut seputar aplikasi dan app store.

Saat ini Google menjadi pemimpin pasar app store. Apple App Store dan Google Play Store, merupakan dua app store terbesar di palnet bumi, keduanya terlihat mirip pada permukaan, tetapi proses dan teknologi dibaliknya pastilah berbeda. Apple membuat sistem operasi yang mulus dan bersih, sementara Google lebih atraktif dan mendukung jauh lebih banyak smartphone.

Menjelang Apple developer conference, saya akan membahas 7 cara Apple Store agar lebih kuat dari Google Play Store.

1. Keterbukaan

Salah satu alasan kenapa banyak orang lebih memilih Android daripada iOS adalah keterbukaannya, dalam hal distribusi aplikasi privat melalui situs web mereka. Apple disisi lain, tidak mengijinkan untuk melakukannya, kecuali distribus di tingkat perusahaan untuk staff internal. Untuk mengungguli Google, Apple perlu membuat App Store-nya lebih terbuka.

Jangan lupa klik banner di bawah ini

2. Pengujian Aplikasi

Dalam hal untuk menyetujui aplikasi, Apple memiliki peraturan yang lebih ketat dan setiap aplikasi dites oleh manusia sebelum aplikasi tersebut dirilis. Sebagai perbandingan, Google membiarkan aplikasi beredar selama tidak menyinggung atau berbahaya. Dibutuhkan waktu tiga sampai enam hari agar aplikasi disetujui oleh Apple, sementara Google hanya membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk menyetujui aplikasi. Jika Apple ingin tampil sebagai pemimpin App Store unggulan, harus memperbaiki proses persetujuan aplikasi dan membuatnya lebih cepat.

3. Pencarian Aplikasi

Aplikasi pada Google Play Store lebih mudah untuk dicari dibandingkan pada Apple App Store. Pengguna dapat dengan mudah menulis phrase atau keyword, dan Play Store akan men-scan semua deskripsi aplikasi dan menampilkan hasil pencarian teratas. Sementara Apple App Store hanya menampilkan hasil pencarian berdasarkan keyword yang diketik. Apple harus meningkatkan fitur pencarian untuk App Store-nya.

4. Lebih Ramah Bagi Developer

Google Play Store lebih ramah bagi developer dan memungkinkan developer untuk mengganti metadata, termasuk screenshot, secara instan kapan saja. Sementara di App Store, developer perlu merilis update aplikasi baru untuk mengganti semua screenshot.

5. Preview Aplikasi

Google Play Store memungkinkan developer untuk membuat preview aplikasi dalam berbagai waktu. Sementara Apple App Stpre hanya memiliki fitur preview aplikasi dengan durasi 15 dan 30 detik. Semoga Apple menyadarinya dan segera merilis preview aplikasi yang lebih lama.

6. Kompatiblitas

Google Play Store dapat diakses oleh banyak perangkat smartphone dan tablet berbasis sistem operasi Android. Sementara iOS hanya eksklusif untuk perangkat iPhone dan iPad.

7. Biaya

Harga aplikasi dan juga app-in purchase pada Android lebih murah ketimbang yang ditawarkan oleh App App Store. Mungkin kedepannya Apple akan menurunkan harga aplikasi yang disediakannya.

Comments

comments