Pemindai Iris Mata Akan Jadi Tren Smartphone Baru

Pemindai Iris Mata Akan Jadi Tren Smartphone Baru

Dengan dirilisnya smartphone flagship terbaru buatan Samsung yakni Galaxy Note7 melahirkan sesuatu yang positif – iris scanning atau pemindai iris mata. Fitur tersebut menjadi salah satu cara teraman dan ternyaman untuk menjaga keamanan identitas pengguna smartphone.

Iris scanning atau pemindai iris mata merupakan solusi identifikasi berbasis biometris yang menggunakan teknik pengenalan berpola matematis untuk memverifikasi identitas pengguna berdasarkan pencitraan video dari iris matanya.

Teknologi tersebut sudah cukup lama diterapkan pada perangkat smartphone, dan mulai banyak smartphone yang menggunakannya. Kedepannya akan semakin banyak yang menggunakannya, menurtu ABI Research, perusahaan riset asal Amerika Serikat, memperkirakan pengiriman global untuk smartphone yang dilengkapi dengan teknologi biometris ini akan mencapai hampir 300 juta unit pada tahun 2021 mendatang.

“Iris mata tidak berubah, terlindungi dan benar-benar unik dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, pabrikan smartphone secara bertahap menggabungkan kemampuan pemindai iris mata kedalam produknya sebagai solusi identifikasi biometris yang lebih aman untuk membuka kunci smartphone ataupun untuk memverifikasi pembayaran mobile.” Ungkap Marina Lu, Senior Analyst dari ABI Research. “Kami menemukan bahwa banyak pengguna yang masih khawatir untuk menggunakan pembayaran mobile karena masalah keamanan, tetapi pemindai iris mata dapat membantu mendorong adopsi pembayaran mobile di masa depan.”

Tidak seperti solusi identifikasi biometris lain seperti pemindai sidik jari atau fingerfrint scanner, pemindai iris mata tidak membutuhkan kontak fisik. Yang menjadikan proses autentikasi berjalan lebih seamless. Pemindai iris mata atau iris scanner pada perangkat mobile menggunakan chip kamera khusus dan IRED untuk penerangan ke mata sehingga sensor dapat mendeteksinya meski dalam kondisi gelap. Sensor ini dapat berfungsi sebagai unit terpisah dari kamera depan.

Jangan lupa klik banner di bawah ini

Perusahaan asal Jepang, Fujitsu menjadi pabrikan pertama di dunia yang menggunakan teknologi pemindai iris mata pada smartphone dan meluncurkannya pada tahun 2015 kemarin. Kemudian Microsoft juga meluncurkan smartphone dengan teknologi tersebut, Lumia 950 dan Lumia 950 XL. Selanjutnya ada Nubia Prague dari ZTE dan Elite X3 dari HP yang menggunakan pemindai iris mata. Pabrikan smartphone lain masih melihat respon pasar dari teknologi ini, dan sepertinya tidak akan lama lagi banyak pabrikan smartphone yang akan mengikuti Samsung menggunakan pemindai iris mata. Sementara pesaingnya, Apple belum mau menggunakan teknologi ini pada smartphone terbarunya iPhone 7, kemungkinan Apple baru akan menerapkannya pada tahun depan.

Untuk saat ini, memang pemindai iris mata hanya sebagai pelengkap dari teknologi pemindai sidik jari yang sudah lebih matang. Tetapi diprediksi teknologi ini akan memperoleh lebih banyak popularitas karena stabilitasnya yang lebih tinggi dan tingkat kerentanan kerusakan yang lebih kecil. Meski untuk saat ini penggunaan teknologi ini hanya diarahkan pada model high-end, ABI Research memprediksi bahwa teknologi ini akan tersedia juga di perangkat smartphone yang lebih murah dalam jangka panjang.

 

Buat-Website-150x100

Comments

comments