Diet Mediterania Untuk Otak Yang Lebih Sehat

Diet Mediterania Untuk Otak Yang Lebih Sehat

Seiring dengan semakin bertambahnya umur, otak kita secara alami akan mengecil dan resiko terkena penyakit seperti stroke, demensia atau alzheimer semakin meningkat, dan juga hampir semua orang mengalami kehilangan beberapa ingatan.

Para ahli mengetahui bahwa orang yang berolahraga secara rutin, makan makanan diet yang sehat, tidak merokok dan menjaga kesehatan mentalnya secara umum memiliki otak yang lebih sehat dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga dan tidak hati-hati terhadap makanannya.

Penelitian terbaru mengkonfirmasi bahwa makan makanan seperti diet mediterania mempunya efek untuk otak yang lebih sehat.

Para peneliti menganalisa diet yang dilakukan oleh 400 orang dewasa, berusia antara 73 – 76 tahun, di Skotlandia selama periode 3 tahun. Selama masa tersebut, peneliti mengambil scan MRI dari partisipan untuk menganalisa volume otak mereka secara keseluruhan dan juga tebal dari cortex otak.

Peneliti menemukan bahwa mereka yang mengikuti pola makan seperti diet mediterania kemungkinan kecil akan kehilangan volume otaknya seiringa dengan semakin bertambahnya umur, dibandingkan dengan mereka yang tidak mengikuti pola makan sehat.

Namun, penelitian yang lebih lanjut diperlukan untuk menentukan asosiasi antara diet mediterania dan efek yang lebih spesifik pada resiko untuk penyakit penurunan fungsi otak, seperti demensia.

Jangan lupa klik banner di bawah ini

Diet mediterania sangat mudah untuk diikuti. Diet ini mengharuskan kita makan kebanyakan berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan sereal. Kita juga dapat makan ikan ataupun unggas setidaknya adalah dua kali dalam seminggu. Kita juga tidak harus menjauhi karbohidrat, faktanya diet ini mengharuskan tiga kali penyajian per harinya, terutama adalah varian dari whole grain.

Inti dari diet mediterania ini adalah mengurangi jumlah makanan seperti daging, dairy product atau produk susu dan turunannya dan yang mengandung banyak lemak jenuh. Saat memasak gunakan minyak zaitun sebagai pengganti butter.

Untuk panduan diet mediterania bisa mengunjungi situs Authoritynutrition.com.

 

Comments

comments