AI Akan Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Hingga 40 Persen

AI Akan Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Hingga 40 Persen

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasaan buatan di masa depan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja, diperkirakaan akan meningkat hingga 40% pada tahun 2035. Hal tersebut diungkap oleh Accenture and Frontier Economics.

Dalam laporan terbaru yang berjudul “Why Artificial Intelligence is the Futere of Growth,” dari Accenture Insitute for High Performance and Frontier Economics, menemukan bahwa AI akan secara fundamental merubah cara kerja yang dilakukan, dan membuat pekerja¬†semakin efisien.

Menurut laporan tersebut, AI akan menghasilkan manfaat ekonomi tertinggi di Amerika Serikat, meningkatkan tingkat pertumbuhan tahunan dari 2,6% menjadi 4,6% pada tahun 2035, menghasilkan tambahan sebesar US$ 8,3 triliun pada nilai tambah bruto (NTB). Di Inggris, AI akan mampu memberikan tambahan US$ 814 milyar untuk ekonomi pada tahun 2035, dan meningkatkan tingkat NTB tahunan dari 2,5% menjadi 3,9%. Sementara Jepang bisa mendapatkan lebih banyak lebih dari tiga kali lipat tingkat pertumbuhan NTB tahunan, dan Finlandia, Swedia, Belanda, Jerman dan Austria dapat meningkatkannya hingga dual kali lipat dengan AI.

“AI siap untuk mengubah bisnis dalam cara yang kita tidak bisa kita lihat sejak dampak teknologi komputer di abad ke-20,” kata Paul Daugherty, Chief Technology Officer di Accenture. “Efek kombinasi dari AI, Cloud, analisis canggih dan teknologi lainnya sudah mulai mengubah bagaimana cara bekerja dilakukan manusia dan komputer, dan bagaimana organisasi berinteraksi dengan pelanggan dengan cara yang mengejutkan. Penelitian kami menunjukan bahwa AI yang matang, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan berpotensi sebagai solusi yang paling jitu untuk produktivitas yang stagnan dan kekurangan tenaga kerja dalam beberapa dekade terakhir.”

Untuk mendapatkan keuntungan dari AI, Accenture memberikan rekomendasi kepada organisasi untuk mengevaluasi ulang tipe dari pengetahuan dan skill yang dibutuhkan untuk masa depan dan menemukan cara untuk mengintegrasikan manusia dan mesin, sehingga mereka dapat sukses berdampingan dalam pembelajaran dua arah. Mereka juga harus mendorong regulasi sesuatu yang ditenagai dengan AI dan menciptakan kode etik dan praktik terbaik untuk menggunakan teknologi. Sementara itu, pembuat kebijakan harus menyoroti bagaimana AI dapat menghasilkan manfaat yang nyata dan memprediksi segala kerugian yang dapat dihasilkan oleh AI.

“AI secara dramatis memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan bagi ekonomi dan juga manusia,” ungkap Mark Purdy, Managing Director of Economic Research di Accenture Institute for High Performance. “Penelitian kamu sangat menunjukan bahwa AI dapat melepaskan manfaat yang luar biasa di seluruh negara, melawan pertumbuhan ekonomi yang lambat dan produktivitas yang tertinggal. Untuk memenuhi janji AI, stakeholder terkait harus benar-benar siap secara intelektual, secara teknologi, secara politik, secara etis dan secara sosial, untuk mengatasi manfaat dan tantangan yang dapat timbul akibat kecerdasaan buatan yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.”

 

Jangan lupa klik banner di bawah ini

Buat-Website-150x100

Comments

comments